Sabtu, 10 Februari 2018

DI DEPAN MEREKA AKU TERSENYUM

Saat kamu melihatku baik-baik saja, percayalah itu hanya sandiwara terbaikku agar aku tidak terlalu menyedihkan karena ditinggalkan olehmu.
Memang benar didepan mereka semua aku selalu terlihat baik-baik saja dan tersenyum. Akan tetapi dibalik senyumku ada kesedihan yang tidak bisa aku jelaskan.

Ada rasa sakit yang tidak bisa aku ceritakan kepada siapapun.
Aku tersenyum seolah-olah kepergianmu tidak ada artinya bagiku.
Tetapi percayalah hatiku sakit dan terpukul harus menerima kenyataan pahit ini.

DEMI KAMU

Aku sibuk memperjuangkan kamu dan masa depanmu
Ku bantu kamu menata masa depanmu sendiri agar menjadi mapan, sampai-sampai aku lupa masa depanku.
Kubantu kamu bangkit kembali dari setiap kegagalan yang kamu hadapi
Aku bahkan berpura-pura tegar dan mengajakmu semangat kembali meski sebenarnya aku tidak yakin.

Sengaja ku buat waktuku untuk lebih banyak bersamamu agar kamu tidak merasa terpuruk. Demi kamu bahkan aku rela meninggalkan semuanya.
Demi membantumu sengaja aku tak melakukan hal-hal yang ku suka karena ku pikir masa depanmu juga untukku.

Namun akhirnya kamu jauh.. jauh.. dan semakin menjauh sampai akhirnya tak terlihat.