Minggu, 01 November 2020

INDAHNYA GENERASI 90-80 an.

GOLDEN MEMORIES

Indahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-90an
(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)

Sekedar anda tahu.
Kita yg lahir di tahun 1970-80-90an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung.

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dgn kondisi usia prima.

Sebagian kita pernah menikmati lampu petromax dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik. 

Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dgn tape recorder (kadang pitanya mbulet) kita.
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.

Kitalah generasi dgn masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini, karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, gobak sodor, main kelereng, karetan, sumpit2an, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dgn kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok/geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dgn hati. 
Kalau dulu kita harus bertemu untuk tertawa terbahak-bahak bersama. 
Kini kitapun tetap bisa ber "'wkwkwkwk" 
Di grup Facebook/whatsApp . 

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda onthel / motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.

Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv (ada yg cuman hitam putih layarnya) dgn senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini rame rame satu kampung dengan powersuplai aki yg jika strumnya akan habis layarnya tv ciut tinggal separo.

Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan mendelete-nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.

Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul2 generasi yg menerima apa adanya.

Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya Pak Pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati.

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yang LIMITED EDITION.

Kita adalah generasi yg patuh & takut kepada OrTu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita generasi yg mau mendengar & komunikatif thdp anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat yang telah kita terima.

Jumat, 04 September 2020

AHLI IBADAH YANG RUGI?

Ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya. 
Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu untuk tahajud,  Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yang duduk di bibir sumurnya. Abu bertanya,

 “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau....??”

 Sambil tersenyum, sosok itu berkata;
 “Aku Malaikat utusan Allah”.

Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga karena kedatangan tamu malaikat mulia. Dia lalu bertanya, 

“Apa yang sedang kamu lakukan di sini....??”

 Malaikat itu menjawab,
 “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.” 

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; 
“Wahai Malaikat, buku apakah yang kau bawa.....??”

Malaikat menjawab; 
“Ini adalah kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati 
namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu.

 “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ....???” 

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya 
yang tidak kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, 
Berdo’a dan bermunajat pada Allah SWT di sepertiga malam.

 “Baiklah, aku buka,”
kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak
menemukn nama Abu di dalamnya. Tidak percaya, Abu bin Hasyim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi. 

“Betul … namamu tidak ada di dalam buku ini...!!”  Kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. Dia menangis sejadi-jadinya.

“Rugi sekali diriku yang selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud dan bermunajat tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba pecinta Allah,” ratapnya..

Melihat itu, Malaikat berkata,
“Wahai Abu bin Hasyim...!! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam
ketika yang lain tidur mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dalam buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allah menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya....??????” Tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allâh, tapi engkau pamerkan dengan rasa bangga kemana-mana dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan kirimu ada orang sakit atau lapar, tidak engkau tengok dan beri makan. 
Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allâh..??” kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti disambar petir di siang bolong. Dia tersadar 
hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allah semata (hablum minAllah), 
Tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannas) dan alam.

Rabu, 02 September 2020

KISAH MENARIK DIZAMAN NABI NUH

Nabi Nuh pernah bertemu dengan seorang wanita sedang menangis, lalu beliau bertanya, "Ada apa wahai amatallah (hamba Allah), kenapa engkau menangis?".

Wanita itu menjawab, "Aku menangisi anakku yang meninggal ini, ia masih muda sekali".

Nabi Nuh bertanya lagi, "Berapa umur anakmu?".

Wanita itu menjawab, "Umurnya masih kecil sekali, 250 (dua ratus lima puluh) tahun".

Nabi Nuh berkata, "Bagaimana seumpama engkau menjumpai umat yang akan datang atau engkau berada didalamnya yang umurnya hanya antara 60 - 70 tahun?"

Wanita itu terkejut dan bertanya, "Benarkah yang engkau katakan itu wahai Nabi Allah dan siapakah mereka?".

Nabi Nuh menjawab, "Mereka umat akhir zaman, Umat Nabi Muhammad Saw".

Maka wanita itu berkata, "Seandainya aku berada diantara mereka, maka aku tidak akan kemana-mana...Kecuali memperbanyak sujud seraya menunggu datangnya kematian".

ORANG CERDAS ITU ADALAH ORANG YANG SELALU INGAT AKAN MATI.

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Selasa, 01 September 2020

MAKANAN YANG HARAM MEMBUAT GELAP MATA HATI DAN TERTUTUFNYA KASYAF

DIKUTIP DARI KITAB: SULAMUT TAUFIK

Berkata Syaikh 'Ali as syadzili, Ra:
Barang siapa memakan makanan yang halal Maka hatinya menjadi lembut, Bercahaya, Sedikit tidurnya, dan tidak terhalang hijabnya dihadapan allah,

Sedangkan barang siapa memakan barang yang haram Maka keras hatinya, Mudah marah, 
berbuat dhalim. DanTerhalang hijabnnya dihadapan Allah, serta banyak tidurnya"

قال الامام سهل رضي اللّٰه عنه
 من لم يكن مطعمه من حلال لم يكشف عن قلبه حجاب وتسارعت اليه العقوبات ولاتنفعه صلاته ولاصيامه ولا صداقه

IMAM SAHL RADHIYALLAHU BERKATA : 
Barang siapa saja yang memakan makan 
yang tidak halal baginya, Maka tidak akan dibukakan (kasyf) hatinya, Dipercepatkan siksanya, tidak ada manfaat sholatnya, puasnya dan juga sodakohnya"

BAHKAN DALAM KITAB: MANHAJUS SAWI

في الأثر : مَنْ أَكَلَ الْحَلاَلَ أَطَاعَتْ جَوَارِحُهُ شَاءَ أَمْ أَبَى وَ مَنْ أَكَلَ الْحَرَامَ عَصَتْ جَوَارِحُهُ شَاءَ أَمْ أَبَى 

Didalamm atsar: Barang siapa memakan makanan yang halal Maka mau tidak mau anggota tubuhnya akan berbuat taat kepada Allah, 

Dan barang siapa memakan makanan yang haram, Maka mau tidak mau anggota tubuhnya akan bermaksiat kepada allah.

Nauzubillah.

Semoga kita semua selalu berlimpahan rezeki yg halal serta penuh dengan keberkahan, Amiin

SEMOGA BERMANFAAT AMIIN... .. .

آميــــــــــــــن يـــــــــــــارب العالميــــــــــــــــــن

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .

12 Nasihat Guru Mulia Al-Habib Umar Bin Hafidz

1. "Sebagaimana engkau membersihkan wajahmu agar indah dipandang orang, maka bersihkan pula hatimu agar indah dipandang Allah."

2. "Semua persahabatan yang terbina di muka bumi ini akan menjadi permusuhan di hari akhirat kecuali persahabatan yang dibina dengan ketaqwaan."

3. “Syukuri apa yang kau miliki. Jangan iri dengan apa yang orang lain miliki, maka Allah SWT akan memberimu apa yang belum kau miliki.”

4. "Ada manusia yang amalnya seperti gunung di dunia namun di akhirat umpama debu yang berterbangan."

5. "Menjaga perasaan seorang muslim adalah ibadah. Menyakiti hati seorang muslim dosanya lebih besar dari menghancurkan ka'bah. Siapa saja yang membuat senang hati seorang muslim, maka Allah akan membuatnya senang kelak di hari akhir."

6. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya."

7. “Bila aku kecewa pada mereka yang banyak menyakitiku, aku teringat pada Rasulullah yang senantiasa memaafkan semua orang yang menyakiti beliau. Shallallahu alaihi wa sallam.”

8. "Suatu saat kau akan dapati sesuatu yang kau pinta dari Allah sejak lama, mungkin sejak masa kecilmu yang bahkan kau sudah lupakan itu, tapi Allah tak akan melupakannya."

9. "Jika kau lihat seseorang jauh dari Tuhannya, jangan kau ejek dia. Allah lebih dekat kepada pendosa ketimbang orang-orang yang sombong."

10. "Jika kamu ingin untuk berada dekat dengan Nabi Muhammad, maka kamu perlu untuk bangun malam dan melaksanakan Tahajjud."

11. “Bila aku merasa harus membalas kejahatan orang terhadapku, aku teringat Rasulullah ketika beliau dilempari batu, dipukul, dan diusir dari Thoif, maka beliau hanya berdoa kebaikan dan hidayah untuk seluruh kampung tersebut, shalallahu alaihi wa sallam.”

12. "Ramai wanita yang meniru wanita-wanita di TV, sehingga mereka tidak kenal lagi siapa Sayyidatina Fatimah Binti Rasulullah SAW." 

يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق⁣
Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh.
Aamiin.

BACA SHOLAWAT

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ۞
  
        ۞السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ۞

        ۞ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

 🌿Salam Talisilaturahiim Sahabat Surga 

  🌿SHOLAWAT JIBRIL : Ijazah dari Kiai Kholil dan Kiai Ihya

 🌿Bismillaahir rohmaanir rohiim. Sholawat Jibril adalah salah satu sholawat yang sangat dikenal. Lafadz sholawat yang diijazahkan banyak ulama ini sangat pendek. Bahkan - paling pendek di antara yang lainnya. Tetapi namanya dahsyat, Sholawat Jibril. Lafadznya :

صَلَّى الله عَلَى مُحَمَّدْ

🌿“Shollallooh ‘ala Muhammad”.

 🌿Kiai Kholil Bisri dalam buku kumpulan Ijazah sholawat beliau [1] mengatakan, “(Sholawat ini) biasa dipakai sebagai wiridan rutin sebanyak 1000 (seribu) kali oleh para Kiai kuno. Untuk membuka jalan memperoleh berkah dalam segala upaya. Bisa dibaca sekaligus 1000 kali dan bisa dicicil sehabis sholat maktubah (sholat 5 waktu) 200 kali.

 🌿Untuk mempercepat ijabah bagi hajat mendesak, dibaca 1000 x dalam 1 majelis (1 kali duduk, tidak boleh berhenti). Dilakukan setelah sholat hajat 2 roka'at, yang sebaiknya, didirikan tengah malam.

 🌿Setelah selesai membaca 1000 X lalu membaca do’a tawassul :

أَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ وَأَتَوَجَّهٗ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدْ, نَبِيِّ الرَّحْمَةْ. يَا سَيِّدِيْ يَا مُحَمَّدْ إِنِّيْ أَتَوَسَّلُ بِكَ إلٰى رَبِّيْ فَشَفِّعْهُ فِيَّ لِقَضَاءِ حَاجَاتِيْ, وَهِيَ

 🌿Alloohumma innii as-aluka, wa-atawajjahu ilayka, bihabiibika Muhammad, Nabiyyir rohmah. Yaa Sayyidii yaa Muhammad, inii atawassalu bika ilaa robbii, fasyaffi’hu fiy liqadhoo-i haajatii. Wahiya…. (disebutkan hajatnya)

 🌿Jika hajat anda –dirasakan- sulit dijangkau menurut ukuran kemampuan anda maka sholawat tersebut dibaca sebanyak 15.000 kali, dengan tata cara seperti di atas Setelah selesai, baca pula do’a tawassul”.

 🌿Demikian ijazah Kiai Kholil Bisri yang telah diijazahkan secara umum ini.

 🌿Mengapa sholawat ini diberi nama Sholawat Jibril. Kembali dalam Buku Sholawat Gembolan, Kiai Kholil Bisri menceritakan bahwa, ketika Alloh menciptakan Siti Hawa, Alloh memberi rasa ketertarikan kepada Nabi Adam terhadap Ibu Hawa

 🌿Namun, ketika Nabi Adam ‘Alaihis salam hendak mendekati atau dalam bahasa lain “mengulurkan tangan mungkin maksudnya menyentuh” Ibu Hawa, Alloh melarang beliau. Allah melarang beliau menyentuh ibu Hawa sebelum memberi mahar kepadanya.

 🌿Ternyata mahar itu berupa bacaan sholawat Malaikat Jibril ‘Alaihis Salamdiperintah oleh Alloh ta’ala untuk mentalqin bacaan sholawat itu kepada Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Karena itulah ijazah sholawat yang agung ini dinamakan Sholawat Jibril. Sholawat dari Yang Maha Mulia, ditalkinkan oleh Malaikat yang mulia, dan diterima oleh Manusia mulia.

 🌿Wallohu'alam