Jumat, 23 Agustus 2019

HUTANG PEMUTUS SILATURRAHIM PALING TAJAM

Temanmu atau saudaramu yang punya banyak uang itu bukan berarti mereka tak punya urusan. Sehingga dengan mudahnya kita berpikir..
.
"Duitnya kan banyak, aku bisa pinjem kayaknya.."

Uang banyak itu, bukan berarti uang yang tidak untuk dipakai atau uang nganggur yang dengan mudahnya bisa dipinjam.

Pahami..
Mereka yang uangnya lebih banyak dari kita, bisa jadi karena sabarnya pun lebih banyak dari kita.
Mereka banyak "Puasa" menahan diri dari membeli yang tidak perlu..
Karena ingin membeli sesuatu yang lebih penting dengan uang yang dikumpulkan tadi, yang harganya memang mahal.
Mungkin pingin beli rumah atau kendaraan dengan cara Cash tanpa Riba. Dan itu perjuangan yang tak mudah..

Uang banyak itu bukan dikumpulkan dalam sehari, dan belum tentu mereka bisa melakukan hal yang sama lagi. Hanya karena punya alasan kuat, mereka bisa melakukannya.
Sedikit demi sedikit uang dikumpulkan untuk mewujudkan impian. Jangan tiba-tiba datang dan kemudian berusaha memintanya.

Jangan mudah meminjam uang jika melihat teman atau saudara sedang terlihat berada. Karena jika teman atau saudara sudah meminta..
Maka saat itulah ia sedih dan bingung, antara memilih impian keluarganya, atau memberikan pinjaman kepada yang meminta.

Belum lagi resiko yang lain..
Yaitu rusaknya silaturahim. Karena sesungguhnya, hutang adalah pemutus silaturahim yang paling tajam.

Karena hutang yang tak kunjung terbayar Membuat pertemanan jadi renggang, jadi hilang saudara. Yang berhutang jauh lebih keras bicaranya dari yang memberi hutang..

Ini bukan sindiran.. Tapi pengingat, juga untuk diri saya sendiri.

Karena begitu banyak saya melihat dan mengalami. Banyak yang sepertinya begitu mudah meminjam uang. Tak peduli apakah nanti bisa membayar atau tidak, yang penting dirinya sendiri selamat dulu. Urusan sama yang punya duit dipikir belakangan. Ini bukan akhlak yang baik saudaraku..

Sama saja kita melempar beban kepada orang lain. Dan sengaja membuat orang lain jadi sulit.

Itulah kenapa Rasulullah Sholallahu'alaihi wassalam yang berakhlak mulia itu, selalu berdoa untuk berlindung dari hutang.

Berhutang tentu boleh.. Karena agama pun membolehkan dan mengaturnya. Akan tetapi, pikirkan puluhan kali sebelum mengambil jalan.
Jangan sampai tak punya persiapan untuk membayar, atau jangan sampai mengorbankan pertemanan dan persaudaraan.

Dan yakinlah.. Bahwa Allah maha luas rezeki nya.. Utamakan dulu doa dan ikhtiar lalu berserah diri kepada Allah.
Andai nanti Allah hadirkan orang baik yang ikhlas memberi pinjaman, maka itu adalah kemudahan, bukan jalan perusak hubungan.. Insyaallah..

Sekali lagi, ini bukan tertuju kepada siapapun. Hanya kegelisahan saja sebagai sesama muslim melihat begitu banyak orang yang mudah berpikir meminjam uang, tapi tak siap berpikir bagaimana mengembalikannya.

Kamis, 22 Agustus 2019

WAKTU

Hendaknya engkau memakmurkan waktumu untuk kegiatan ibadah hingga tidak berlalu waktu malam dan siang kecuali engkau menjadikannya untuk aktifitas kebaikan, menghabiskan waktu untuk ibadah. Sehingga tampak keberkahan waktu, diperoleh manfaat dalam umur ini dan selalu semangat beribadah kepada الله. Dan luangkan waktu tertentu untuk aktifitas harian seperti makan, minum, dan bekerja.

Ketahuilah, Bahwa keadaan seseorang tidak akan bisa istiqomah apabila diiringi dengan ketidakseriusan. Dan hati tidak akan menjadi baik apabila diiringi dengan kelalaian.

Berkata Hujjatul Islam Imam Ghozali:

👉🏻⏰Hendaknya engkau membagi waktumu dan mengatur wirid-wiridmu.
Dan tentukanlah untuk setiap waktu ada aktifitas (wird/ ibadah) yang tidak akan engkau tinggalkan ataupun mementingkan yang lainnya.

👉🏻🐵Adapun orang yang membiarkan dirinya sia-sia begitu saja, tak ubahnya seperti seekor binatang yang menyibukkan dirinya setiap saat. Ia berbuat apa saja yang ia mau dengan cara sesukanya, sehingga waktunya banyak habis sia-sia.

👉🏻💰 ketahuilah, bahwasannya waktumu adalah umurmu, umurmu adalah modalmu, dan modal utama perdaganganmu. Dengannya engkau bisa mencapai kenikmatan abadi di sisi Allah Taala.

👉🏻💎Maka setiap nafasmu adalah permata yang tak ternilai harganya dan tidak dapat ditukar, jika ia telah terlewat tak akan pernah kembali lagi.

والله أعلم

GENTARKAN MUSUHMU

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya duduk bersila mencukupkan diri dengan ilmu saja.

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya menjadi ahli ibadah yang tidak menghiraukan keadaan saudaramu

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya mengajak manusia pada pendapatmu dan berlisan tajam pada yang di luar kelompokmu

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya mendakwahi manusia ke tauhid menurut tafsiranmu, yaitu "tauhid" yg menjadikan lisanmu tajam terhadap ulama dan ahli kiblat.

🌾Akan tetapi yg menjadikan musuh gentar adalah ketika kalian mulai bersatu, merangkul satu sama lain serta tidak merasa diri paling benar.

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam kembali mendidik generasinya seperti didikan salafussholeh, yaitu didikan yg akan menghasilkan manusia-manusia seperti Khalid bin Walid, Qa'qa', Mutsanna, Shalahuddin Al Ayyubi, Sultan Al Fatih, Khairuddin Barbarosa, Zombie dan lainnya

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam sudah mulai bersatu menggalang kekuatan untuk kembali membangun khilafah yg telah runtuh pada tahun 1924 lalu.

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam mengikuti sifat salafussholeh yg Allah gambarkan dalam surat Al Fath ayat 29, bahwa mereka keras terhadap org kafir dan lembut terhadap orang mukmin,  bukan sebaliknya.

📘Tanyakan pada sejarah ttg kejayaan umat Islam dahulu, apakah ia tercapai hanya mencukupkan diri dgn mengkaji kitab saja ?

📘Tanyakan pada sejarah ttg pahlawan mujahid yg "menjadikan" khilafah Islam menjadi bangsa terkuat pada masanya, apakah cukup dengan menghadiri ta'lim saja kemudian suka menyalahkan yg lainnya ?

🌹Jikalau seandainya kita mau inshaf, sungguh jawabannya adalah bahwa mereka di didik untuk mempunyai ghirah terhadap agamanya.

🌹Tertanam dalam diri mereka jiwa perjuangan dan pantang mundur,  bukan jiwa "Saluli" yaitu pengikut Abdullah bin Ubay bin Salul yg suka berpaling dari medan juang serta menggembosi perjuangan kaum muslimin.

🔴Hanya saja jika hati sudah tertutup dgn fanatik buta maka sulit menerima kebenaran dari yg lainnya. 

Hadanallaahu wa iyyaakum.

Minggu, 27 Januari 2019

PENYAKIT DI SOSMED ADALAH SUKA PAMER

1. PAMER WAJAH.
Tdk saja org yg jahil bahkan yg mengaku 'alim pun tak ketinggalan ikut serta pamer wajah, illa man rohimahullah.

2. PAMER HARTA.
Terlihat di statusnya "lagi di bengkel servis motor/mobil kesayangan"

3. PAMER KEMESRAAN.
Statusnya "masyaa allah istriku/suamiku bla bla bla"

4. PAMER PRESTASI.
Contoh "alhamdulillah akhirnya di terima di ....bla bla bla"

5. PAMER KEBAIKAN.
Contoh "alhamdulillah sdh bisa bantu/ngasih.... bla bla bla"

6. PAMER REZEKI
Contoh"alhamdulillah sudah laku ......bla bla bla"

TABI'AT manusia adalah suka pamer, Kita paling tidak bisa lepas dari sifat yang satu ini.

Jika memiliki wajah yg tampan, harta berlebih, amalan kebaikan,prestasi,banyak rizki dan harta yang terlihat mentereng dan mahal, pasti ingin sekali dipamer-pamerkan. Selalu berbangga dengan harta dan perhiasan dunia, itulah jadi watak sebagian kita.

Semoga Allah memberikan taufik pada kita untuk merenungkan firman allah ta'ala berikut ini.

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (1) حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (2) كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (3) ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (4) كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ (5) لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ (6) ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ (7) ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ (8)

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, (1) sampai kamu masuk ke dalam kubur. (2) Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), (3) dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. (4) Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, (5) niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, (6) dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. (7) kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu) (8).” ( At Takatsur: 1-8)

Minggu, 20 Januari 2019

AMBIL HIKMAH DIBALIK KISAH INI

Seorang Pemuda yang...

وأدخلت للعناية المركزه
Ibunya dirawat di ICU.

وفي يوم من الأيام صارحه الأطباء
Beberapa hari kemudian dokter berterus terang kepadanya.

بأن حال والدته ميؤوس منها وأنها في أي لحظة تفارق
Keadaan ibunya tiada harapan sembuh dan khawatir meninggal dunia tiba-tiba.

وخرج من عند أمه هائما على وجهه
Pemuda itupun meninggalkan rmh sakit dengan air mata, dan muka yg sedih mengenang sakit ibunya.

وفي طريق عودته لزيارة والدته
Dalam perjalanan untuk melawat ibunya sekali lagi.

وقف في محطة البنزين
Pemuda itu berhenti di sebuah SPBU.

وهو ينتظر العامل ليضع البنزين
في سيارته
Ketika dia menunggu pekerja SPBU itu mengisi bensin.

رأى تحت قطعة كرتون قطة قد ولدت قططا صغارا
Pemuda itu memandang seekor kucing yg memiliki beberapa anak berteduh dibawah kotak.

وهم لا يستطيعون المشي
Kucing itu kelihatan tak mampu berjalan

فتساءل!!!!!
Dia termenung sejenak bertanya-tanya..

من يأتي لهم بالطعام وهم في هذه الحال؟
فدخل للبقالة
Siapakah yg akan memberi kucing itu makan& dalam keadaan begitu, dan pemuda itu masuk ke toko di area SPBU

واشترى تونة
Dibelikannya tuna.

وفتح العلبة ووضعها للقطة
وانصرف للمستشفى
Dibukannya tuna itu utk diberi kepada kucing tadi dan meneruskan perjalanannya ke RUMAH SAKIT.

وعندما قدم للعناية مكان تنويم أ
tatkala masuk ruang ICU

لم يجدها على سريرها فوقع ما في يده فزعا
Alangkah terperanjatnya dia tatkala ibunya tiada di ruang ICU itu dan kaget, sehingga jatuh benda yg dipegangnya.

فاسترجع وسأل الممرضة
Dia bergegas lari utk bertanya kepada perawat yg bertugas.

أين فلانة؟
Di mana ibuku.?

فقالت تحسنت حالتها فأخرجناها للغرفة المجاورة
Perawat itu berkata: Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan ke kamar biasa.

فذهب إليها
Pemuda itu terus mendapatkan ibunya.

فوجدها قد أفاقت من غيبوبتها
Maka ia menjumpai ibunya dalam keadaan sudah sadar dari komanya.

فسلم عليها وقبلها فسألها
Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa yg terjadi.

فقالت أنها رأت وهي مغمى عليها
Ibunya memberitahu, ketika dalam keadaan tidak sadar di kasur.

قطة وأولادها رافعين أيديهم يدعون الله لها
Ibunya melihat kucing dan anak2nya menengadahkan tangan ke arah langit sambil berdoa memohon ibunya disembuhkan segera.

فتعجب الشاب
Pemuda itu terkejut mendengar apa yg diceritakan ibunya.

فسبحان من وسعت رحمته كل شيء
Maha suci Allah Tuhan yg rahmatnya meliputi setiap sesuatu.

سبحان الله الصدقةدفعت بلاء بإذن الله
Segala puji bagi Allah, sedekah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.

(داووا مرضاكم بالصدقه)
(Sembuhkan penyakitmu dengan memberi sedekah)

هذه فقط علبة تونه والرسول صلى الله عليه واله وسلم قال: ( إتقوا النار ولو بشق تمره)
Ini hanya karena ikan tuna. Rasulullah SAW bersabda: (Lindungi diri kamu daripada panas api neraka walaupun dengan separuh tamar)

سبحان الله ألا تريد أن تكون جوادا
SubhanAllah Jadikan ini tindakan kamu utk menjadi seorang yg pemurah.

Selasa, 04 Desember 2018

KEAJAIBAN SHOLAWAT

Ketika hendak berwudhu sebab waktu shalat telah tiba, seorang Syeikh terlihat kebingungan karena mendapati sumur yang telah kering airnya.

“Siapa kau?” tanya seorang gadis kecil yang sedang memperhatikannya kebingungan.

Sang Syeikh pun memperkenalkan dirinya.

“Oh, jadi kau yang dipuji-puji banyak orang akan kebaikanmu, tapi untuk mengeluarkan air dari sumur saja kebingungan?” kata si gadis kecil.

Si gadis kecilpun meludah ke dalam sumur. Mendadak sumur yang tadinya kering kerontang mengeluarkan air dengan derasnya hingga meluber keluar.

Alangkah takjubnya Sang Syeikh dengan kejaiban yang dilakukan gadis kecil ini. Selesai berwudhu, diapun bertanya pada si gadis,

“Demi Allah, apa yang kau lakukan sehingga kau mendapatkan kedudukan dan karomah seperti ini?”

“Dengan banyak bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam.” jawabnya.

Sebab itu, Sang Syeikh bersumpah akan menulis bacaan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam, dan kelak kita kenal dengan ‘DALAILUL KHAIRAT’ yang tersebar ke seluruh penjuru dunia.

Beliau adalah Syeikh Muhammad bin Sulaiman Al Jazuly (W : 870H) radhiallahu ‘anhu. Makamnya yang tidak pernah sepi dari peziarah terletak di kota Marrakesh, Maroko. Bau harum misik yang terpancar dari makamnya adalah sebab banyaknya bershalawat kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wa Sallam.

اللهم صل على سيدنا محمد و على آله و صحبه و سلم.

Kamis, 27 September 2018

MENAFKAHI ORANG TUA


Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka.
Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya.

Lihat diri kita saat ini,
Sehebat apapun,
Suksespun setinggi langit,
tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita
maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup.

Uang bisa dicari,
ilmu bisa digali
jabatan bisa kita raih
tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali.

Satu ibu,
bisa merawat tujuh anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan
satu orang ibu.

Satu ayah,
bisa menghidupi 7 anaknya
tapi tujuh orang anak belum tentu dapat menghidupi
satu orang ayah.

Sesekali tengoklah orang tuamu,
tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur
lihat kerutan di wajahnya,
lihat rambutnya yang kini mulai memutih,
lihat badannya,
yang dulu tegap kini mulai membungkuk,
semua telah berubah termakan waktu tapi tidak dengan kasih sayangnya...

Sudahkah kita membuatnya bahagia hari ini?
Sudahkah kita membuatnya bangga hari ini?
Sudahkah kita membuatnya tersenyum hari ini?

Tidak akan ada jasa yang mampu kita balas,
Tidak akan ada kebaikan yang mampu kita balas,
semua begitu banyak, begitu tulus.

Hadiahkanlah Kebahagiaan untuk kedua orangtua kamu atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah mereka berikan.

Perlakukanlah orang tuamu dengan penuh hormat maka rezekimu akan semakin diberkati..

Kamis, 30 Agustus 2018

6 WASIAT PARA WALI

Seorang Sholeh berkata:

Suatu hari datang kepadaku beberapa tamu, dan aku mengetahui bahwa mereka adalah seorang wali(abdal), aku berkata kepada mereka: "Nasehatilah aku dengan wasiat yang agung, sampai aku takut kepada Allah seperti aku takut kepada kalian!",

mereka berkata: "Kami mewasiatkan kepadamu 6 perkara..."

اوّلها: من اكثر النوم، فلا يطمع في رقّة قلبه

"Barang siapa yang banyak tidur, maka ia tidak akan menginginkan dari kelembutan hati"

قال رجل لرسول الله صل الله عليه وسلّم:''اينام اهل الجنّة؟ فقال: ''النّوم اخو الموت، ولا يموت اهل الجنّة٠

"Seorang berkata kepada Rasalullah SAW, "Apakah penghuni surga tidur?", Rasulallah bersabda:"Tidur adalah saudara kematian, maka tidak akan mati penghuni surga"

ثانيها: من اكثر الأكل، فلا يطمع في قيام الليل

"Yang kedua: Barang siapa banyak makan, maka ia tidak akan tamak dengan ibadah malam_

Dalam surat Ala'raf Allah berfiman:

وكلوا واشربوا ولا تسرفوا

"Makanlah dan minumlah kalian, dan jangan berlebihan"

ثالثها:من اكثر الصحبة جاهل او ظالم فلا يطمع في استقامة دينه.

"Yang ke-3: Barang siapa yang banyak berteman dengan orang bodoh, maka ia tidak akan bisa istiqomah dalam agamanya".

قال امام الشّافعي:

يخاطبني السّفيه بكلّ قبح فأكره ان اكون مجيبا،

"Berbincang denganku seorang yang bodoh dengan segala kejelekan, dan aku benci untuk menjawabnya,

يزيد سفاهة فأزيد حلما كعود زاده الاحراق طيبا

"Maka ia bertambah bodoh, dan akupun bertambah bijaksana, seperti dupa yang semakin terbakar semakin harum".

رابعها: من كانت الغيبة و الكذب عادته، فلا يطمع انّه يخرج من الدّنيا و معه الإيمان

"Yang ke-4: Barang siapa yang kebiasaanya adalah mengomongkan orang lain dan berbohong, maka sesungguhnya ia tidak akan keluar dari dunia dan bersama keimanan".

الّلسان: جرمه صغير، جرمه كبير

"Defenisi lisan: Bentuknya kecil, bahanya besar"

خامسها: من كثر اختلاطه بالنّاس فلا يطمع في حلاوة العبادة

"Yang ke-5: "Barang siapa yang banyak bergaul dengan manusia maka ia tidak akan merasakan nikmatnya beribadah".

قال الإمام جعفر الصّادق: فسد الزّمان و تغيّر الإخوان فرأيت الإنفراد أسكن للفؤاد

"Imam Ja'jar Asshadiq R.A berkata: "Zaman telah rusak, dan para akhawat pun berubah, aku mengajukan menyendiri itu lebih menenangkan hati".

سادسها: من طلب رضا النّاس، فلا يطمع في رضا الله عزّ و جلّ.

"Yang ke-6: Barang siapa yang mengharap ridha manusia, maka ia tidak akan mendapatkan Ridha Allah Azza wa Jall".

رضا النّاس غاية لا تدرك

"Ridho manusia adalah puncak yang tak berujung"


Senin, 06 Agustus 2018

NASEHAT NIKAH


1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah sekadar mencari istri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah sekadar mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah SWT.

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan Anda, karena Anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila Anda berfikir untuk BERCERAI karena menyianyiakan doa mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK
Cintailah istri atau suami Anda 100%.

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK
Jangan bagi cinta anda kepada suami/istri dan anak Anda, tetapi cintailah istri atau suami Anda 100% dan cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan Anda.

13. KETIKA ANDA ADALAH ISTRI
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14. KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

15. KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anak pun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16. KETIKA ADA PRIA IDAMAN LAIN
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17. KETIKA ADA WANITA IDAMAN LAIN
Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.

18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K:
1. Ketakwaan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran
7. Kesabaran

Jumat, 27 Juli 2018

المُربي العلّامه الحبيب عمر بن حفيظ حفظه الله

إن أعظم المنقذات من الغفلات *أخذ العلم عن أهله ..
Sesuatu yang amat sangat besar untuk menyelamatkan seseorang dari berbagai bentuk lupa kepada Allah
Yaitu mengambil ilmu dari para ulama [ dengan sanad yang jelas ]
ومن هم أهله ؟
أهله هم الذين تزداد خشية كلما جلست معهم
Siapakah mereka ini...???
Mereka-lah yang setiapa engaku duduk bersama-nya akan menambah perasaan takut kepada Allah di dalam dirimu
يُعلّمونك التواضع ، يُعلّمونك الخضوع للرّب
يُعلّمونك الإستعداد لدار المعاد ..
Mereka yang mengajarkan kepada dirimu perasaan rendah hati mengajarkan kepada dirimu bersimpuh di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengajarkan kepada dirimu untuk selalu mempersiapkan kehidupan akhirat
يملأُون قلبك بمحبة المؤمنين
يفتحون لك البصيرة لتتهم نفسك بالسوء ، وتظن بالمسلمين الخير
Memenuhi hatimu dengan kecintaan kepada orang-orang yang beriman membuka mata hatimu agar jiwamu tidak menganggap kejelekan dan selalu berprasangka baik kepada orang-orang Islam
( إنما يخشى الله من عباده العلماء ) أخذُ العلم عن أهله هو الأمر الذي عليه المدار في انكشاف حُجُب الغفلة
"...Hanya saja yang takut kepada Allah dari hamba-hambaNya adalah para ulama..."
Mengambil ilmu dari ulama yang memang memiliki
sanad yang jelas
yang Sholeh
adalah merupakan perintah dari sisi Allah subhanahu wa ta'ala
dan hal ini memiliki satu andil yang besar untuk membuka seluruh bentuk penutup penutup hati yaitu kelupaan kepada Allah Swt
ولقد جاء في صحيح مسلم عن ابن سيرين رحمه الله أنه كان يقول :
( إن هذا العلم دين فانظروا عمّن تأخذون دينكم )
Disebutkan di dalam shahih Imam muslim
dari Ibnu Sirin semoga Allah meridhoi-nya...
beliau berkata
Sesungguhnya ilmu agama ini adalah menentukan kualitas ke-agama-an di dalam diri seseorang
maka lihatlah kepada siapa
kamu  mengambil ilmu agama ini...

Kamis, 19 Juli 2018

10 SIFAT WANITA YANG HARUS DIHINDARI


1. ANNANAH
Perempuan yang banyak mengaduh dan mengeluh.

2. MANNANAH
Perempuan yang mengungkit ungkit kebaikan kepada suaminya

3. HANNANAH
Perempuan yang menyayangi suami orang lain atau menyayangi suami sebelumnya, sehingga mengabaikan hak suaminya yang sekarang

4. HADDAQAH
Perempuan yang suka melirik segala sesuatu sehingga menginginkannya dan membebani suami untuk membelikannya

5. BARRAQAH
Menghabiskan waktu untuk bersolek ( tabaruj) untuk laki laki lain

6. SYADDAQAH
Banyak bicara/cerewet

7. MUKHTALI'AH
Perempuan yang tiap saat minta cerai tanpa sebab

8. MUBARIYAH
Suka membanggakan diri sendiri

9. AHIRAH
Tidak bisa menjaga kehorhamatan diri sendiri (genit)

10. NASYIZ
Merasa lebih tinggi dari suami

Jadilah wanita wanita yang di muliakan Allah. Dan menjadi sebaik baiknya wanita yg di rindukan syurga.

Rabu, 18 Juli 2018

CINTA...

“Cinta….
Siapa dia? Hadirnya penuh tanya
Membawa sesuatu yang baru dalam hidupku
Sebuah rasa yang tak bisa ku jelaskan padamu
Cinta…
Manakala hati merasakan sebuah sentuhan itu
Tersenyum ku dalam sebuah renungan
Dapat ku dengar suara hati kecilku
Bernyanyi menyenandungkan irama degup jantungku
Menari ku dalam hamparan impian
Cinta…
Ketika mata ini mampu menatapnya lebih tajam
Ketika bibir ini mampu berucap kasih untuknya
Ketika telinga ini mampu mendengarkan suara indahnya
Ketika kaki ini mampu melangkah lebih kokoh untuknya
Cinta…
Ketahuilah..hatiku berteriak ku cinta padanya
Cinta…
Ketahuilah..dia adalah kamu. Kamu yang ku cinta
Kamu yang memberikan warna-warna baru dalam hidupku
Menyinari hari-hariku bersamamu
Kau jantung hatiku
Kau pengobar semangat dalam setiap langkah hidupku
Kau keindahan penyejuk mataku
Percayakan hatimu untukku..
Kan ku jaga, bahagiakan slalu
Karna kaulah cintaku

Senin, 16 Juli 2018

BERBEDA PENDAPAT

Suatu ketika Imam Malik menyampaikan dalam majlis: “Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya.”

Terhadap hal yang demikian, Imam Syafi’i, sang murid punya pendapat lain. Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki.

Masing-masing bertahan pada pendapatnya. Hingga pada suatu hari saat tengah meninggalkan pondok, Imam Syafi’i melihat serombongan orang tengah memanen anggur, dan iapun lalu membantunya. Tatkala pekerjaan itu selesai, Imam Syafi’i mendapatkan imbalan beberapa ikat anggur sebagai balasan jasa kebaikannya.

Imam Syafi’i girang sekali. Bukan semata karena mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Jika seandainya ia tak membantu memanen, niscaya ia tak akan mendapatkan anggur.

Bergegas ia segera menjumpai gurunya. Lalu sambil menaruh seluruh anggur yang didapatnya, ia pun menceritakan kisah yang terjadi.
Imam Syafi’i sedikit mengeraskan pada bagian kalimat “seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”

Mendengar itu Imam Malik tersenyum seraya mengambil anggur dan mencicipinya. Imam Malik berkata: “Sehari ini aku memang tidak keluar pondok. Hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku bisa menikmati anggur. Lalu tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku.

Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang mengurus lainnya.”

Kedua orang guru murid itu kemudian tertawa. Dua Imam madzab yang mengambil dua hukum yang berbeda dari hadits yang sama.

___

Berbeda bukan berarti berpisah jalan
Berbeda bisa berarti saling mendukung.