Sabtu, 27 Maret 2021

NEGERI SYAM DAN PASUKAN SYAM AKHIR ZAMAN

🔥 Negeri SYAM menjadi salah satu negeri yang disebut-sebut Rasullullah saw dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Negeri ini senantiasa dijaga para malaikat sehingga baik dihuni pada akhir zaman nanti.

📒 “Beruntunglah negeri SYAM. Sahabat bertanya: mengapa? Jawab Nabi saw: Malaikat rahmat membentangkan sayapnya di atas negeri SYAM.” (HR. Imam Ahmad)

Dijelaskan Nabi saw bahwa SYAM merupakan pusat negeri Islam di akhir zaman. Nantinya  disinilah akan menjadi tempat huru-hara dan peperangan dahsyat.

📒 “Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang: satu pasukan di SYAM, satu pasukan di YAMAN, dan satu pasukan lagi di IRAQ. Ibnu Hawalah bertanya: Wahai Rasulullah, pilihkan untukku jika aku mengalaminya. Nabi saw: Hendaklah kalian memilih SYAM, karena ia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya, jika tak bisa hendaklah kalian memilih YAMAN dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya), karena Allah menjamin untukku negeri Syam dan penduduknya.” (HR. Imam Ahmad)

📒 “Al Masih Dajjal akan datang dari arah 'Timur', ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke SYAM, di sana ia dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad).

👉 Dari keterangan hadits, bahwasanya Rasulullah saw memerintahkan untuk memilih pasukan SYAM, karena SYAM negeri pilihan Allah SWT. Jika tidak bisa bergabung di SYAM, maka pilihlah pasukan di YAMAN. 

Namun dari keterangan hadits dijelaskan bahwasanya Rasulullah saw tidak menganjurkan untuk bergabung ke pasukan IRAQ karena berpaham Khawarij. 

👉 Pasukan panji hitam yang bermula gerakannya dari IRAQ adalah ISIS (Islamic State Iraq & Syam) yang dipimpin oleh Abu Bakar Al Baghdadi. 

🔥 Kapankah kemunculan pasukan SYAM yang juga disebut pasukan panji hitam Timur ataupun pasukan Bangsa Ajam? 

Di-indikasikan kemunculan pasukan panji hitam Timur didahului terlebih dahulu dengan kemunculan 'Khilafah Minhaj An Nubuwwah (Khilafah Manhaj Kenabian)' di Bumi Al-Maqdis (SYAM). 

Wallahu 'alam

Minggu, 01 November 2020

INDAHNYA GENERASI 90-80 an.

GOLDEN MEMORIES

Indahnya generasi Yang lahir Tahun 1960-90an
(yg usianya skrg 30an - 50an tahun)

Sekedar anda tahu.
Kita yg lahir di tahun 1970-80-90an, adalah generasi yg layak disebut generasi paling beruntung.

Karena kitalah generasi yg mengalami loncatan teknologi yg begitu mengejutkan di abad ini, dgn kondisi usia prima.

Sebagian kita pernah menikmati lampu petromax dan lampu minyak, sekaligus menikmati lampu bohlam, TL, hingga LED
Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati riuhnya suara mesin ketik. 

Sekaligus saat ini jari kita masih lincah menikmati keyboard dari laptop kita.

Kitalah generasi terakhir yg merekam lagu dari radio dgn tape recorder (kadang pitanya mbulet) kita.
Sekaligus kita juga menikmati mudahnya men download lagu dari gadget.

Kitalah generasi dgn masa kecil bertubuh lebih sehat dari anak masa kini, karena lompat tali, loncat tinggi, petak umpet, gobak sodor, main kelereng, karetan, sumpit2an, galasin adalah permainan yg tiap hari akrab dgn kita.
Sekaligus saat ini mata dan jari kita tetap lincah memainkan berbagai game di gadget .

Masa remaja.
Kitalah generasi terakhir yg pernah mempunyai kelompok/geng yg tanpa janji, tanpa telpon/sms tapi selalu bisa kumpul bersama menikmati malam minggu sampai pagi.
Karena kita adalah generasi yg berjanji cukup dgn hati. 
Kalau dulu kita harus bertemu untuk tertawa terbahak-bahak bersama. 
Kini kitapun tetap bisa ber "'wkwkwkwk" 
Di grup Facebook/whatsApp . 

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati lancarnya jalan raya tanpa macet dimana-mana.
Juga bersepeda onthel / motor menikmati segarnya angin jalan raya tanpa helm di kepala

Kitalah generasi terakhir yg pernah menikmati jalan kaki berkilo meter tanpa perlu berpikir ada penculik yg membayangi kita.

Kitalah generasi terakhir yg pernah merasakan nikmatnya nonton tv (ada yg cuman hitam putih layarnya) dgn senang hati tanpa diganggu remote untuk pindah chanel sana sini rame rame satu kampung dengan powersuplai aki yg jika strumnya akan habis layarnya tv ciut tinggal separo.

Kita adalah Generasi yang selalu berdebar debar menunggu hasil cuci cetak foto, seperti apa hasil jepretan kita.
Selalu menghargai dan berhati2 dalam mengambil foto dan tidak menghambur hamburkan jepretan dan mendelete-nya jika ada hasil muka yang jelek.
Saat itu hasil dengan muka jelek kita menerimanya dengan rasa ihklas.

Ihklas dan tetap ihklas apapun tampang kita di dalam foto.
Tanpa ada editan Camera 360 photoshop atau Beauty face.
Betul2 generasi yg menerima apa adanya.

Kitalah generasi terakhir yg pernah begitu mengharapkan datangnya Pak Pos menyampaikan surat dari sahabat dan kekasih hati.

Kita mungkin bukan generasi terbaik. Tapi kita adalah generasi yang LIMITED EDITION.

Kita adalah generasi yg patuh & takut kepada OrTu (meskipun sembunyi2 nakal & melawan) tp kita generasi yg mau mendengar & komunikatif thdp anak cucu.

Itulah kita.... selalu bersyukur atas nikmat yang telah kita terima.

Jumat, 04 September 2020

AHLI IBADAH YANG RUGI?

Ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya. 
Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu untuk tahajud,  Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yang duduk di bibir sumurnya. Abu bertanya,

 “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau....??”

 Sambil tersenyum, sosok itu berkata;
 “Aku Malaikat utusan Allah”.

Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga karena kedatangan tamu malaikat mulia. Dia lalu bertanya, 

“Apa yang sedang kamu lakukan di sini....??”

 Malaikat itu menjawab,
 “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.” 

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; 
“Wahai Malaikat, buku apakah yang kau bawa.....??”

Malaikat menjawab; 
“Ini adalah kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati 
namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu.

 “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ....???” 

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya 
yang tidak kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, 
Berdo’a dan bermunajat pada Allah SWT di sepertiga malam.

 “Baiklah, aku buka,”
kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak
menemukn nama Abu di dalamnya. Tidak percaya, Abu bin Hasyim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi. 

“Betul … namamu tidak ada di dalam buku ini...!!”  Kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. Dia menangis sejadi-jadinya.

“Rugi sekali diriku yang selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud dan bermunajat tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba pecinta Allah,” ratapnya..

Melihat itu, Malaikat berkata,
“Wahai Abu bin Hasyim...!! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam
ketika yang lain tidur mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dalam buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allah menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya....??????” Tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allâh, tapi engkau pamerkan dengan rasa bangga kemana-mana dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan kirimu ada orang sakit atau lapar, tidak engkau tengok dan beri makan. 
Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allâh..??” kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti disambar petir di siang bolong. Dia tersadar 
hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allah semata (hablum minAllah), 
Tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannas) dan alam.

Rabu, 02 September 2020

KISAH MENARIK DIZAMAN NABI NUH

Nabi Nuh pernah bertemu dengan seorang wanita sedang menangis, lalu beliau bertanya, "Ada apa wahai amatallah (hamba Allah), kenapa engkau menangis?".

Wanita itu menjawab, "Aku menangisi anakku yang meninggal ini, ia masih muda sekali".

Nabi Nuh bertanya lagi, "Berapa umur anakmu?".

Wanita itu menjawab, "Umurnya masih kecil sekali, 250 (dua ratus lima puluh) tahun".

Nabi Nuh berkata, "Bagaimana seumpama engkau menjumpai umat yang akan datang atau engkau berada didalamnya yang umurnya hanya antara 60 - 70 tahun?"

Wanita itu terkejut dan bertanya, "Benarkah yang engkau katakan itu wahai Nabi Allah dan siapakah mereka?".

Nabi Nuh menjawab, "Mereka umat akhir zaman, Umat Nabi Muhammad Saw".

Maka wanita itu berkata, "Seandainya aku berada diantara mereka, maka aku tidak akan kemana-mana...Kecuali memperbanyak sujud seraya menunggu datangnya kematian".

ORANG CERDAS ITU ADALAH ORANG YANG SELALU INGAT AKAN MATI.

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Selasa, 01 September 2020

MAKANAN YANG HARAM MEMBUAT GELAP MATA HATI DAN TERTUTUFNYA KASYAF

DIKUTIP DARI KITAB: SULAMUT TAUFIK

Berkata Syaikh 'Ali as syadzili, Ra:
Barang siapa memakan makanan yang halal Maka hatinya menjadi lembut, Bercahaya, Sedikit tidurnya, dan tidak terhalang hijabnya dihadapan allah,

Sedangkan barang siapa memakan barang yang haram Maka keras hatinya, Mudah marah, 
berbuat dhalim. DanTerhalang hijabnnya dihadapan Allah, serta banyak tidurnya"

قال الامام سهل رضي اللّٰه عنه
 من لم يكن مطعمه من حلال لم يكشف عن قلبه حجاب وتسارعت اليه العقوبات ولاتنفعه صلاته ولاصيامه ولا صداقه

IMAM SAHL RADHIYALLAHU BERKATA : 
Barang siapa saja yang memakan makan 
yang tidak halal baginya, Maka tidak akan dibukakan (kasyf) hatinya, Dipercepatkan siksanya, tidak ada manfaat sholatnya, puasnya dan juga sodakohnya"

BAHKAN DALAM KITAB: MANHAJUS SAWI

في الأثر : مَنْ أَكَلَ الْحَلاَلَ أَطَاعَتْ جَوَارِحُهُ شَاءَ أَمْ أَبَى وَ مَنْ أَكَلَ الْحَرَامَ عَصَتْ جَوَارِحُهُ شَاءَ أَمْ أَبَى 

Didalamm atsar: Barang siapa memakan makanan yang halal Maka mau tidak mau anggota tubuhnya akan berbuat taat kepada Allah, 

Dan barang siapa memakan makanan yang haram, Maka mau tidak mau anggota tubuhnya akan bermaksiat kepada allah.

Nauzubillah.

Semoga kita semua selalu berlimpahan rezeki yg halal serta penuh dengan keberkahan, Amiin

SEMOGA BERMANFAAT AMIIN... .. .

آميــــــــــــــن يـــــــــــــارب العالميــــــــــــــــــن

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .

12 Nasihat Guru Mulia Al-Habib Umar Bin Hafidz

1. "Sebagaimana engkau membersihkan wajahmu agar indah dipandang orang, maka bersihkan pula hatimu agar indah dipandang Allah."

2. "Semua persahabatan yang terbina di muka bumi ini akan menjadi permusuhan di hari akhirat kecuali persahabatan yang dibina dengan ketaqwaan."

3. “Syukuri apa yang kau miliki. Jangan iri dengan apa yang orang lain miliki, maka Allah SWT akan memberimu apa yang belum kau miliki.”

4. "Ada manusia yang amalnya seperti gunung di dunia namun di akhirat umpama debu yang berterbangan."

5. "Menjaga perasaan seorang muslim adalah ibadah. Menyakiti hati seorang muslim dosanya lebih besar dari menghancurkan ka'bah. Siapa saja yang membuat senang hati seorang muslim, maka Allah akan membuatnya senang kelak di hari akhir."

6. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya."

7. “Bila aku kecewa pada mereka yang banyak menyakitiku, aku teringat pada Rasulullah yang senantiasa memaafkan semua orang yang menyakiti beliau. Shallallahu alaihi wa sallam.”

8. "Suatu saat kau akan dapati sesuatu yang kau pinta dari Allah sejak lama, mungkin sejak masa kecilmu yang bahkan kau sudah lupakan itu, tapi Allah tak akan melupakannya."

9. "Jika kau lihat seseorang jauh dari Tuhannya, jangan kau ejek dia. Allah lebih dekat kepada pendosa ketimbang orang-orang yang sombong."

10. "Jika kamu ingin untuk berada dekat dengan Nabi Muhammad, maka kamu perlu untuk bangun malam dan melaksanakan Tahajjud."

11. “Bila aku merasa harus membalas kejahatan orang terhadapku, aku teringat Rasulullah ketika beliau dilempari batu, dipukul, dan diusir dari Thoif, maka beliau hanya berdoa kebaikan dan hidayah untuk seluruh kampung tersebut, shalallahu alaihi wa sallam.”

12. "Ramai wanita yang meniru wanita-wanita di TV, sehingga mereka tidak kenal lagi siapa Sayyidatina Fatimah Binti Rasulullah SAW." 

يالله بالتوفيق حتى نفيق ونلحق الفريق⁣
Mudah-mudahan kita mendapat taufiq sehingga kita bisa di golongkan dengan orang-orang sholeh.
Aamiin.

BACA SHOLAWAT

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ۞
  
        ۞السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ۞

        ۞ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

 🌿Salam Talisilaturahiim Sahabat Surga 

  🌿SHOLAWAT JIBRIL : Ijazah dari Kiai Kholil dan Kiai Ihya

 🌿Bismillaahir rohmaanir rohiim. Sholawat Jibril adalah salah satu sholawat yang sangat dikenal. Lafadz sholawat yang diijazahkan banyak ulama ini sangat pendek. Bahkan - paling pendek di antara yang lainnya. Tetapi namanya dahsyat, Sholawat Jibril. Lafadznya :

صَلَّى الله عَلَى مُحَمَّدْ

🌿“Shollallooh ‘ala Muhammad”.

 🌿Kiai Kholil Bisri dalam buku kumpulan Ijazah sholawat beliau [1] mengatakan, “(Sholawat ini) biasa dipakai sebagai wiridan rutin sebanyak 1000 (seribu) kali oleh para Kiai kuno. Untuk membuka jalan memperoleh berkah dalam segala upaya. Bisa dibaca sekaligus 1000 kali dan bisa dicicil sehabis sholat maktubah (sholat 5 waktu) 200 kali.

 🌿Untuk mempercepat ijabah bagi hajat mendesak, dibaca 1000 x dalam 1 majelis (1 kali duduk, tidak boleh berhenti). Dilakukan setelah sholat hajat 2 roka'at, yang sebaiknya, didirikan tengah malam.

 🌿Setelah selesai membaca 1000 X lalu membaca do’a tawassul :

أَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ وَأَتَوَجَّهٗ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدْ, نَبِيِّ الرَّحْمَةْ. يَا سَيِّدِيْ يَا مُحَمَّدْ إِنِّيْ أَتَوَسَّلُ بِكَ إلٰى رَبِّيْ فَشَفِّعْهُ فِيَّ لِقَضَاءِ حَاجَاتِيْ, وَهِيَ

 🌿Alloohumma innii as-aluka, wa-atawajjahu ilayka, bihabiibika Muhammad, Nabiyyir rohmah. Yaa Sayyidii yaa Muhammad, inii atawassalu bika ilaa robbii, fasyaffi’hu fiy liqadhoo-i haajatii. Wahiya…. (disebutkan hajatnya)

 🌿Jika hajat anda –dirasakan- sulit dijangkau menurut ukuran kemampuan anda maka sholawat tersebut dibaca sebanyak 15.000 kali, dengan tata cara seperti di atas Setelah selesai, baca pula do’a tawassul”.

 🌿Demikian ijazah Kiai Kholil Bisri yang telah diijazahkan secara umum ini.

 🌿Mengapa sholawat ini diberi nama Sholawat Jibril. Kembali dalam Buku Sholawat Gembolan, Kiai Kholil Bisri menceritakan bahwa, ketika Alloh menciptakan Siti Hawa, Alloh memberi rasa ketertarikan kepada Nabi Adam terhadap Ibu Hawa

 🌿Namun, ketika Nabi Adam ‘Alaihis salam hendak mendekati atau dalam bahasa lain “mengulurkan tangan mungkin maksudnya menyentuh” Ibu Hawa, Alloh melarang beliau. Allah melarang beliau menyentuh ibu Hawa sebelum memberi mahar kepadanya.

 🌿Ternyata mahar itu berupa bacaan sholawat Malaikat Jibril ‘Alaihis Salamdiperintah oleh Alloh ta’ala untuk mentalqin bacaan sholawat itu kepada Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Karena itulah ijazah sholawat yang agung ini dinamakan Sholawat Jibril. Sholawat dari Yang Maha Mulia, ditalkinkan oleh Malaikat yang mulia, dan diterima oleh Manusia mulia.

 🌿Wallohu'alam

Minggu, 01 Desember 2019

WASPADA AKHIR ZAMAN



1. Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
2. Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah.
3. Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.
4. Travelling keliling Dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
5. Penghasilan semakin meningkat, ketentraman jiwa semakin berkurang.
6. Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.
7. Jumlah manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.
8. Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
9. Perzinahan semakin marak, kesetiaan semakin punah.
10. Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati.
11. Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
12. Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.
13. Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.
14. Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai.
15. Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
16. Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
17. Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya tontonan yang kurang baik, kurang mendidik berkembang jadi tuntunan. Sehingga yang Rusak Makin tambah Rusak.

Semoga kita menyadarinya dan berbenah diri dengan Perkembangan Zaman Now yang begitu memprihatinkan.

Semoga kita tetap berada dalam lindungan Allah SWT

Minggu, 03 November 2019

KISAH UANG 150 JUTA

Sebelum pulang kantor, sang suami menelpon istrinya, "Sayang, alhamdulillah, bonus akhir tahun dari perusahaan sudah turun, Rp. 150 juta." Di ujung telpon, sang istri tentu saja mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, semoga barokah ya mas".
Sejak beberapa bulan yg lalu mereka sudah merencanakan beli mobil sederhana untuk keluarga kecilnya. Dan uang yg turun mereka rasa cukup pas sesuai budget.

Namun dalam perjalanan pulang, dia ditelp oleh ibunya di kampung, "Nak, kamu ada tabungan? Tadi ada orang datang ke rumah. Ternyata almarhum ayahmu punya hutang ke dia cukup besar, Rp. 50 juta." Tanpa pikir panjang, ia pun bilang ke ibunya, "Iya, Bu, insyaAllah ada." Dalam perjalanan pulang ia pun sambil berpikir, "Nggak apa-apa lah, masih cukup untuk beli mobil yg 100 jutaan. Mungkin ini lebih baik."

Ia pun melanjutkan perjalanan. Belum tiba di rumah, HP-nya kembali berdering. Seorang sahabat karibnya semasa SMA tiba-tiba menghubunginya sambil menangis. Sahabatnya itu sambil terbata mengabarkan bahwa anaknya harus segera operasi minggu ini. Banyak biaya yg tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan dari pemerintah. Tagihan dari rumah sakit Rp. 80 juta.

Ia pun berpikir sejenak. Uang bonusnya tinggal 100 juta. Jika ini diberikan kepada sahabatnya, maka tahun ini ia gagal membeli mobil impiannya. Tapi nuraninya mengetuk, "Berikan padanya. Mungkin kamu memang jalan Allah untuk menolong sahabatmu itu. Mungkin ini memang rezekinya yang datang melalui perantara dirimu." Ia pun menuruti panggilan nuraninya.

Setibanya di rumah, ia menemui istrinya dg wajah yg lesu. Sang istri bertanya, "Kenapa, mas? Ada masalah? Nggak seperti biasanya pulang kantor murung gini?" Sang suami mengambil napas panjang, "Tadi ibu di kampung telp, butuh 50 juta untuk bayar utang almarhum bapak. Nggak lama, sahabat abang juga telp, butuh 80 juta untuk operasi anaknya. Uang kita tinggal 20 juta. Maaf ya, tahun ini kita nggak jadi beli mobil dulu."

Sang istri pun tersenyum, "Aduh, mas, kirain ada masalah apaan. Mas, uang kita yg sebenarnya bukan yg 20 juta itu, tapi yg 130 juta. Uang yg kita infakkan kepada orang tua kita, kepada sahabat kita, itulah harta kita yg sesungguhnya. Yg akan kita bawa menghadap Allah, yg tidak mungkin bisa hilang jika kita ikhlas. Sedangkan yg 20 juta di rekening itu, masih belum jelas, benaran harta kita atau akan menjadi milik orang lain."

Sang istri pun memegang tangan suaminya, "Mas, insyaAllah ini yg terbaik. Bisa jadi jika kita beli mobil saat ini, justru menjadi keburukan bagi kita. Bisa jadi musibah besar justru datang ketika mobil itu hadir saat ini. Maka mari baik sangka kepada Allah, karena kita hanya tahu yg kita inginkan, sementara Allah-lah yg lebih tahu apa yg kita butuhkan."

Jumat, 23 Agustus 2019

HUTANG PEMUTUS SILATURRAHIM PALING TAJAM

Temanmu atau saudaramu yang punya banyak uang itu bukan berarti mereka tak punya urusan. Sehingga dengan mudahnya kita berpikir..
.
"Duitnya kan banyak, aku bisa pinjem kayaknya.."

Uang banyak itu, bukan berarti uang yang tidak untuk dipakai atau uang nganggur yang dengan mudahnya bisa dipinjam.

Pahami..
Mereka yang uangnya lebih banyak dari kita, bisa jadi karena sabarnya pun lebih banyak dari kita.
Mereka banyak "Puasa" menahan diri dari membeli yang tidak perlu..
Karena ingin membeli sesuatu yang lebih penting dengan uang yang dikumpulkan tadi, yang harganya memang mahal.
Mungkin pingin beli rumah atau kendaraan dengan cara Cash tanpa Riba. Dan itu perjuangan yang tak mudah..

Uang banyak itu bukan dikumpulkan dalam sehari, dan belum tentu mereka bisa melakukan hal yang sama lagi. Hanya karena punya alasan kuat, mereka bisa melakukannya.
Sedikit demi sedikit uang dikumpulkan untuk mewujudkan impian. Jangan tiba-tiba datang dan kemudian berusaha memintanya.

Jangan mudah meminjam uang jika melihat teman atau saudara sedang terlihat berada. Karena jika teman atau saudara sudah meminta..
Maka saat itulah ia sedih dan bingung, antara memilih impian keluarganya, atau memberikan pinjaman kepada yang meminta.

Belum lagi resiko yang lain..
Yaitu rusaknya silaturahim. Karena sesungguhnya, hutang adalah pemutus silaturahim yang paling tajam.

Karena hutang yang tak kunjung terbayar Membuat pertemanan jadi renggang, jadi hilang saudara. Yang berhutang jauh lebih keras bicaranya dari yang memberi hutang..

Ini bukan sindiran.. Tapi pengingat, juga untuk diri saya sendiri.

Karena begitu banyak saya melihat dan mengalami. Banyak yang sepertinya begitu mudah meminjam uang. Tak peduli apakah nanti bisa membayar atau tidak, yang penting dirinya sendiri selamat dulu. Urusan sama yang punya duit dipikir belakangan. Ini bukan akhlak yang baik saudaraku..

Sama saja kita melempar beban kepada orang lain. Dan sengaja membuat orang lain jadi sulit.

Itulah kenapa Rasulullah Sholallahu'alaihi wassalam yang berakhlak mulia itu, selalu berdoa untuk berlindung dari hutang.

Berhutang tentu boleh.. Karena agama pun membolehkan dan mengaturnya. Akan tetapi, pikirkan puluhan kali sebelum mengambil jalan.
Jangan sampai tak punya persiapan untuk membayar, atau jangan sampai mengorbankan pertemanan dan persaudaraan.

Dan yakinlah.. Bahwa Allah maha luas rezeki nya.. Utamakan dulu doa dan ikhtiar lalu berserah diri kepada Allah.
Andai nanti Allah hadirkan orang baik yang ikhlas memberi pinjaman, maka itu adalah kemudahan, bukan jalan perusak hubungan.. Insyaallah..

Sekali lagi, ini bukan tertuju kepada siapapun. Hanya kegelisahan saja sebagai sesama muslim melihat begitu banyak orang yang mudah berpikir meminjam uang, tapi tak siap berpikir bagaimana mengembalikannya.

Kamis, 22 Agustus 2019

WAKTU

Hendaknya engkau memakmurkan waktumu untuk kegiatan ibadah hingga tidak berlalu waktu malam dan siang kecuali engkau menjadikannya untuk aktifitas kebaikan, menghabiskan waktu untuk ibadah. Sehingga tampak keberkahan waktu, diperoleh manfaat dalam umur ini dan selalu semangat beribadah kepada الله. Dan luangkan waktu tertentu untuk aktifitas harian seperti makan, minum, dan bekerja.

Ketahuilah, Bahwa keadaan seseorang tidak akan bisa istiqomah apabila diiringi dengan ketidakseriusan. Dan hati tidak akan menjadi baik apabila diiringi dengan kelalaian.

Berkata Hujjatul Islam Imam Ghozali:

👉🏻⏰Hendaknya engkau membagi waktumu dan mengatur wirid-wiridmu.
Dan tentukanlah untuk setiap waktu ada aktifitas (wird/ ibadah) yang tidak akan engkau tinggalkan ataupun mementingkan yang lainnya.

👉🏻🐵Adapun orang yang membiarkan dirinya sia-sia begitu saja, tak ubahnya seperti seekor binatang yang menyibukkan dirinya setiap saat. Ia berbuat apa saja yang ia mau dengan cara sesukanya, sehingga waktunya banyak habis sia-sia.

👉🏻💰 ketahuilah, bahwasannya waktumu adalah umurmu, umurmu adalah modalmu, dan modal utama perdaganganmu. Dengannya engkau bisa mencapai kenikmatan abadi di sisi Allah Taala.

👉🏻💎Maka setiap nafasmu adalah permata yang tak ternilai harganya dan tidak dapat ditukar, jika ia telah terlewat tak akan pernah kembali lagi.

والله أعلم

GENTARKAN MUSUHMU

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya duduk bersila mencukupkan diri dengan ilmu saja.

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya menjadi ahli ibadah yang tidak menghiraukan keadaan saudaramu

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya mengajak manusia pada pendapatmu dan berlisan tajam pada yang di luar kelompokmu

🌾Musuh tidak gentar jika engkau hanya mendakwahi manusia ke tauhid menurut tafsiranmu, yaitu "tauhid" yg menjadikan lisanmu tajam terhadap ulama dan ahli kiblat.

🌾Akan tetapi yg menjadikan musuh gentar adalah ketika kalian mulai bersatu, merangkul satu sama lain serta tidak merasa diri paling benar.

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam kembali mendidik generasinya seperti didikan salafussholeh, yaitu didikan yg akan menghasilkan manusia-manusia seperti Khalid bin Walid, Qa'qa', Mutsanna, Shalahuddin Al Ayyubi, Sultan Al Fatih, Khairuddin Barbarosa, Zombie dan lainnya

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam sudah mulai bersatu menggalang kekuatan untuk kembali membangun khilafah yg telah runtuh pada tahun 1924 lalu.

🍃Musuh akan gentar ketika umat Islam mengikuti sifat salafussholeh yg Allah gambarkan dalam surat Al Fath ayat 29, bahwa mereka keras terhadap org kafir dan lembut terhadap orang mukmin,  bukan sebaliknya.

📘Tanyakan pada sejarah ttg kejayaan umat Islam dahulu, apakah ia tercapai hanya mencukupkan diri dgn mengkaji kitab saja ?

📘Tanyakan pada sejarah ttg pahlawan mujahid yg "menjadikan" khilafah Islam menjadi bangsa terkuat pada masanya, apakah cukup dengan menghadiri ta'lim saja kemudian suka menyalahkan yg lainnya ?

🌹Jikalau seandainya kita mau inshaf, sungguh jawabannya adalah bahwa mereka di didik untuk mempunyai ghirah terhadap agamanya.

🌹Tertanam dalam diri mereka jiwa perjuangan dan pantang mundur,  bukan jiwa "Saluli" yaitu pengikut Abdullah bin Ubay bin Salul yg suka berpaling dari medan juang serta menggembosi perjuangan kaum muslimin.

🔴Hanya saja jika hati sudah tertutup dgn fanatik buta maka sulit menerima kebenaran dari yg lainnya. 

Hadanallaahu wa iyyaakum.

Minggu, 27 Januari 2019

PENYAKIT DI SOSMED ADALAH SUKA PAMER

1. PAMER WAJAH.
Tdk saja org yg jahil bahkan yg mengaku 'alim pun tak ketinggalan ikut serta pamer wajah, illa man rohimahullah.

2. PAMER HARTA.
Terlihat di statusnya "lagi di bengkel servis motor/mobil kesayangan"

3. PAMER KEMESRAAN.
Statusnya "masyaa allah istriku/suamiku bla bla bla"

4. PAMER PRESTASI.
Contoh "alhamdulillah akhirnya di terima di ....bla bla bla"

5. PAMER KEBAIKAN.
Contoh "alhamdulillah sdh bisa bantu/ngasih.... bla bla bla"

6. PAMER REZEKI
Contoh"alhamdulillah sudah laku ......bla bla bla"

TABI'AT manusia adalah suka pamer, Kita paling tidak bisa lepas dari sifat yang satu ini.

Jika memiliki wajah yg tampan, harta berlebih, amalan kebaikan,prestasi,banyak rizki dan harta yang terlihat mentereng dan mahal, pasti ingin sekali dipamer-pamerkan. Selalu berbangga dengan harta dan perhiasan dunia, itulah jadi watak sebagian kita.

Semoga Allah memberikan taufik pada kita untuk merenungkan firman allah ta'ala berikut ini.

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (1) حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (2) كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (3) ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (4) كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ (5) لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ (6) ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ (7) ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ (8)

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, (1) sampai kamu masuk ke dalam kubur. (2) Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), (3) dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. (4) Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, (5) niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, (6) dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. (7) kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu) (8).” ( At Takatsur: 1-8)