Minggu, 28 Mei 2017

SEDEKAH

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ سُلاَمَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ، تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ، وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَبِكُلِّ خُطْوَةٍ تََمْشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ، وَتُمِيْطُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَة
ٌ “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ”. [HR. Bukhari dan Muslim]

Imam Muslim meriwayatkan juga dari riwayat Aisyah r.a., ia berkata, Rasulullah saw.bersabda: " Setiap anak adam itu diciptakan dengan 360 ruas tulang. maka barangsiapa bertakbir kepada Allah, bertahmid kepada Allah, bertahlil kepada Allah, bertasbih kepada Allah, mohon ampunan kepada Allah, menyingkirkan batu atau duri atau tulang dari jalannya manusia, atau memerintahkan kebaikan, atau melarang kemungkaran sebanyak 360 kali banyaknya, maka sesungguhnya orang tersebut di sore harinya telah menjauhkan dirinya dari neraka. .

Hadits ini menganjurkan kita untuk mendamaikan orang-orang yang berselisih dengan cara yang adil dan berinteraksi dengan mereka dengan akhlak yang mulia. Amalan-amalan di hadits tersebut juga memiliki balasan dan pahala yang sama dengan pahala sedekah bagi mereka yang tidak mampu untuk mengeluarkan sedekah. Pahala ini pun berlaku bagi orang yang mampu bersedekah dan melakukan amalan-amalan ini. .

Begitu banyak amalan-amalan yang bisa kita lakukan jika kita tak mampu untuk bersedekah. Jadi jangan pernah mengangap sepele suatu kebaikan walaupun hanya ''menyingkirkan gangguan dijalan".

Senin, 22 Mei 2017

KAU YANG TERHEBAT

Untuk wanita yg pernah menjadi terhebat di dalam hatiku.

Tidak ada maksud untuk mengenangmu
Tidak ada niat untuk mengingatmu
Saat kau telah bersanding
Dihati yg kini menjadikanmu wanita terhebat

Kau juga pernah ada dihatiku
Kau juga pernah menghiasi duniaku
Dengan senyumanmu
Dengan sikapmu
Aku pernah bahagia, dikala dunia masih milik kita.

Namun ternyata kita sedang berhalusinasi tentang cinta
Kita mempermainkan arti dari rindu
Aku dan kau sekedar kita yg tak mampu tuk bersatu.
Kau tahu perasaanku?
Kau tahu bagaimana dengan hatiku?

Sakit!
Hancur!
Kecewa!
Aku begitu terluka!

Kau pernah mengatakan bahwa aku ini adalah cinta sejatimu
Kau pernah berjanji bahwa aku adalah belahan jiwamu
Lalu, mengapa kau membuatku bermimpi jika tak sanggup tuk menepatinya?

Apakah aku kurang untukmu?
Berikan sedikit alasan walaupun aku merasa begitu terluka

Aku sakit berkat kata-kata manis yg terlontarkan dari dirimu
Yang kini terwujudkan tetapi bukan untukku
Aku berusaha menerima perihnya kenyataan

Lantas apa lagi yg harus ku perjuangkan saat kebahagiaanmu telah berada di depan mata?
Ikhlas, begitulah inginku..
Aku tahu, suatu hari nanti kau akan membandingkan antara aku dan dia
Namun sadarlah!
Aku hanya cerita yg telah lampau
Bukan masa depanmu.

Jangan pernah mencoba tuk berpaling
Tetaplah bersamanya yg kini telah bersedia menemani mu dengan sepenuh hati
Jadilah wanita yg tegar agar tak ada lagi air mata dari lelaku yg kini bertahan untukmu.

Jika suatu hari kita dapat bertemu kembali?
Silahkan perkenalkan aku dengannya
Sebagai teman mu
Aku akan menghargai segalanya

Aku tak ingin menjadi penghancur dalam cerita indahmu bersamanya
Tetapi saat engkau merasa terganggu atas kehadiranku?
Biarkan aku yang menghindar dari segala tentangmu.

Terimakasih telah menjadi wanita terhebat untukku..

Sabtu, 20 Mei 2017

LELAH...

Aku lelah...
Lelah dengan semua ini
semua keadaan yg dibuat seenaknya oleh orang lain dan aku yg nanggung rasa sakitnya

Aku benar-benar lelah...
Kenapa gak ada satu orangpun yg bisa benar-benar ngerti perasaanku
bagaimana tertekannya aku

kapan?
Itu adalah pertanyaan terbesar yg selalu aku tanyakan, kenapa sih harus seperti ini jalan yg harus aku lalui?
Aku tau aku gak sempurna, tapi itu bukan kemauan aku. cape.. sakit… dan hal yg benar-benar membuat ku suntuk dan ingin aku pergi, Pergi jauh dimana aku bisa bahagia.
Atau apa ini penderitaan tiada akhir?
Selalu kecewa dan sakit yg kurasakan.

Rabu, 17 Mei 2017

SEMANGAT DAN BANGKITLAH

Memperhatikanmu dari layar kecil di genggaman
Mengira-ngira apa yg disana kau sedang lakukan
Menerka-nerka apakah di hatimu ada yg kau risaukan?

Di jepretan kamera kau selalu tampak tersenyum
Sepertinya hatimu selalu ranum
Tapi mengapa statusmu selalu bercuaca mendung?

Angkatlah wajahmu dan lihat ke atas langit Berdirilah dan bangun untuk bangkit
Bukan lagi saatnya dirimu merasakan sakit.

Ingin bicara rasanya enggan
Ingin menyapa rasanya sungkan
Inilah tanda belum bisa berdamai dengan keadaan.

Mengeluh bukanlah tanda bahwa kau sudah dewasa
Apalagi sampai mengumbarnya di sosial media
Berharap mereka tahu tentang semua yang tengah kau rasa.

Janganlah berbagi kecuali hal yang baik Janganlah mengeluh bahwa kau kini tengah sulit
Kau terlalu indah untuk mengais
Hanya pada-Nya semestinya tempat mengumbar & menangis.

Kesedihan dan kelemahan diri tak perlu di bagi-bagi
Ingatlah pesan Sayyidina ali "Jangan menjelaskan dirimu pada siapapun. Karena yang menyukaimu tak butuh itu, dan yang membencimu tak percaya itu."

Cukuplah Allah tempat mencurahkan & berbagi kesulitan
Dan pada manusia tempat berbagi sebanyak-banyaknya kebaikan.

Memang manusia diciptakan dalam keadaan rapuh, hanya 1 cara untuk menjadi kuat: Mendekatlah pada Allah.

Minggu, 14 Mei 2017

FENOMENA AKHIR ZAMAN

Banyak rumah semakin besar
Tapi keluarganya semakin kecil
Gelar semakin tinggi
Akal sehat semakin rendah
Pengobatan semakin canggih
Kesehatan semakin buruk
Travelling keliling dunia
Tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri
Penghasilan semakin meningkat
Ketenteraman jiwa semakin berkurang
Kualitas Ilmu semakin tinggi
Kualitas emosi semakin rendah
Jumlah Manusia semakin banyak
Rasa kemanusiaan semakin menipis
Pengetahuan semakin bagus
Kearifan semakin berkurang
Perselingkuhan semakin marak
Kesetiaan semakin punah
Semakin banyak teman di dunia maya
Tapi tidak punya sahabat yang sejati
Minuman semakin banyak jenisnya
Air bersih semakin berkurang jumlahnya
Pakai jam tangan mahal
Tapi tak pernah tepat waktu
Ilmu semakin tersebar
Adab dan akhlak semakin lenyap
Belajar semakin mudah
Guru semakin tidak dihargai
Teknologi Informasi semakin canggih
Fitnah dan aib semakin tersebar
Orang yang rendah ilmu banyak bicara
Orang yang tinggi ilmu banyak terdiam
Tontonan semakin banyak
Tuntunan semakin berkurang

Sabtu, 13 Mei 2017

INGIN LEBIH BAIK

Aku banyak belajar darimu
Belajar meluruskan niat
Belajar menahan diri
Belajar menata hati
Dan belajar mengelola cinta

Tak perlu menggebu untuk sesuatu yg belum pasti bukan?
Karena semakin menggebu, akan membawa kita pada pengharapan yang bisa berujung pada kekecewaan

Lewat sikapmu, aku belajar istiqomah
Istiqomah untuk berharap hanya kepada Allah
Meski mungkin sulit, akan ku lakukan bahkan dengan merangkak sekalipun.

Semoga diammu dan diamku adalah diam yang menuju kebaikan. Yang sama" mengadu rindu pada pemilik hati. Tak perlu terucap ataupun terketik. Hingga salam rindu kita melangit bersama mencapai ridho-Nya

Fokusku kali ini hanyalah "belajar" meluruskan niat untuk memantaskan diri tanpa pengharapan.

Dan tentang yang aku semogakan, Allah lebih pandai memainkan aktornya untuk mencapai finish yang istimewa.
Karena apa yang di dapat kelak adalah buah penantian yang taat.

Kamis, 11 Mei 2017

KAU MEMBUATKU SADAR BETAPA AKU SANGAT TAK BERDAYA TANPA DIRIMU

Kita berkenalan memang singkat.
gak butuh waktu berbulan apa lagi bertahun, tapi aku membutuhkanmu seumur hidupku

kamu membuatku tak berdaya
tanpamu aku sedih
tanpamu aku lemah
tanpamu aku tak tau arah kaki melangkah.

kamu berhasil memegang kunci dimana saat itu kamu bisa bermain-main dalam hati dan melempar kunci sesuka hatimu, tanpa harus memikirkan sakitku

Sekarang tinggallah penderitaan yg ku jalani
Sepi sendiri dalam sunyi
Rasa sakit mengalapkanku
Rasa kecewa meliarkaku
Membayangkanmu bersama orang lain

Kau tahu, lelaki bodoh itu adalah aku
Kau faham, lelaki tak tahu malu itu ialah aku
Ya, aku yg berhasil kau lukai
Yg telah berhasil kau pecundangi
Aku telah kalah sebelum merasakan sedikit kemenangan.

Rabu, 03 Mei 2017

BIARLAH SEMUA TERKUBUR BERSAMA WAKTU

Kesunyian telah menertawakanku
Itu terjadi karena dirimu
Ya, karena dirimu yg telah hilang dari hidupku

Masih teringat jelas kata-kata cinta, rindu dan sayang itu keluar dari mulutmu
Seakan tak ada lagi hari ini dan esok untuk orang ke tiga

Namun waktu tak berpihak kepada kita
Orang ke tiga tiba-tiba muncul dalam cerita cinta ini
Bagai pusaran air di tengah samudera
Terlihat tenang, namun berkecamuk didalamnya

Itulah perasaan hatiku saat itu
Saat aku dan kamu harus saling menjauh karena sebab yg tak pernah ada jawaban

Tak sanggup aku ungkapkan dengan kata-kata lagi isi hati ini
Biarlah aku simpan semua rasa ini
Biarlah semua kenangan ini terkubur oleh waktu
Dan biarlah semuanya lenyap bersama lenyapnya dirimu dari cerita kehidupanku

Memang, kenangan masa lalu tak akan pernah bisa terhapus
Tapi setidaknya aku belajar untuk tidak terperosok ke lubang yg sama.

Selasa, 02 Mei 2017

AGAR TERHINDAR FITNAH AKHIR ZAMAN

Rasulullah SAW dalam banyak hadisnya mengingatkan betapa kehidupan di akhir zaman penuh dengan ujian yang sangat dahsyat. Dahsyatnya ujian-ujian itu karena dampak yang ditimbulkan amat besar, yaitu pertaruhan antara iman dan kufur, antara tauhid dan syirik, antara surga dan neraka. Karena fitnah itu, banyak orang-orang yang tadinya beriman di pagi hari lantas beberapa waktu kemudian murtad dari keyakinannya. Ujian yang teramat dahsyat itu, oleh Rasulullah SAW disebut fitnah.

Tidak ada seorang pun yang dapat menghindari fitnah yang begitu hebat. Dibutuhkan kekuatan khusus agar dapat menghindarinya. Dan, itu hanya dapat dilakukan dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT yang mampu membendung segala bentuk kejahatan, termasuk fitnah-fitnah kehidupan.

Rasulullah SAW mengajarkan salah satu do’a agar umatnya terhindar dari fitnah akhir zaman. Selain permohonan agar dijauhkan dari fitnah akhir zaman, do’a tersebut juga sebagai permohonan kepada Allah agar dijauhkan dari fitnah dajjal, siksa kubur, serta siksa neraka. Diriwaytkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, berikut adalah do’a yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dimaksud.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Al-masih Dajjal.”

 

Do’a tersebut sangat dianjurkan agar selalu dibaca umat Islam setiap hari bahkan setiap waktu. Lebih khusus diajarkan agar do’a tersebut selalu dibaca di penghujung salat, tepatnya saat duduk tahiyat terakhir sebelum salam.

Dengan terus menerus memohon pertologan dari Allah melalui do’a tersebut, diharapkan fitnah akhir zaman yang amat dahsyat itu dapat dihindari.

Sabtu, 29 April 2017

DIBALIK KESULITAN ADA KEMUDAHAN

Ketika kita tetap tersenyum, meskipun merasa sakit.
Ketika kita tetap memberi, meskipun tak pernah dibalas
Ketika kita tetap ceria, meskipun terluka
Ketika kita tetap diam, meskipun perih
Dan ketika kita bahagia, meskipun kehilangan
Di situlah ketulusan hati sedang diuji
Kesedihan mengajarkan tentang indahnya kebahagiaan

Seperti juga sakit, mengajarkan tentang nikmatnya sehat
Seringkali kita berputus asa tatkala mendapatkan kesulitan atau cobaan.
Padahal Allah telah memberi janji bahwa di balik kesulitan ada kemudahan, pasti ada jalan keluar yang begitu dekat.

AKU BENCI AIR MATA

Linangan air mata itu seakan meluluhlantakkan jiwaku
Aliran air mata itu seakan menghanyutkanku ke samudera derita
Deraian air mata itu seakan menghujam tepat di jantungku
Tetesan air mata itu seakan mengantarku ke jurang penyesalan
Ya, aku sangat menyesal dengan perjalanan nasibku, karena sejatinya mengeringkan air mata itu adalah tujuan utamaku

Dan aku juga menyesal dengan ketidak berdayaanmu yang selalu di dikte, di usik untuk menuruti, mengikuti kemauan sang penggila dunia dan kederajadan

Allah ya Robb.. Rasanya tak kuasa menahan segala yang ada pada hati ini, antara sesal, kecewa, luka dan rasa sayang. Semua berkecamuk mendidihkan logika sehatku dan aku hanya bisa bersembunyi lewat senyum palsuku.

Dan kau.....
Walaupun aku tak bisa menjagamu setiap saat, tak bisa mendampingimu setiap waktu, tak bisa selalu menghiburmu setiap putaran jam.
Biarlah aku menjaga dan mendukungmu dalam setiap langkahmu sampai dimana dan sejauh mana kamu melangkah menapaki hidup ini sampai nanti akhirnya ada seseorang yang setia menjaga dan melindungimu dengan setulus hati.

Jumat, 28 April 2017

MATI RASA

Aku seakan merasa semacam mati rasa, semacam kehilangan selera untuk mencintai, semacam tidak butuh lagi pada cinta dan tidak bisa jatuh cinta lagi. Karena pernah disakiti hingga berada dititik terpuruk paling dalam.

Bukannya tidak bisa move on, hanya saja tidak mudah menyukai lawan jenis. Ketika mulai menyukai tiba-tiba ingat pada masa-masa patah hati yang membuat dunia seakan-akan runtuh waktu itu.
Saat itu aku mungkin ada pada titik kelelahanku dimana aku pernah memperjuangkan tapi tetap kehilangan.

Selasa, 25 April 2017

JANGAN BERLARUT DENGAN “RASA BERSALAH”, BANGKIT DAN “BALASLAH” DENGAN KEBAIKAN

Mungkin anda pernah bersalah dan lalai atas suatu kejadian besar, sehingga menyesali diri dan mengurung diri, membatasi diri dan banyak membuang waktu dengan penyesalan?”

Islam mengajarkan agar segera bangkit, jangan hanya menyalahkan lilin yang sudah terlanjur padam atau hanya mencela kegelapan saja, akan tetapi berusahalah untuk memperbaikinya. Ketika melakukan kesalahan maka segera perbaiki dan iringi atau “dibalas” dengan melakukan kebaikan.

Misalnya ketika melakukan kemaksiatan tertentu, kita akan berjanji akan shalat malam atau shalat dhuha untuk “membalasnya”. Ketika kita melakukan tindakan atau ucapan kasar kepada istri maka kita berusaha memanjakan istri kita dengan memberikan surprise kecil dan kata-kata yang indah.

 Setiap manusia pasti pernah bersalah. Jangan terlalu berlarut menyesali kesalahan, karena ajaran Islam adalah segera bangkit, bertaubat dan memperbaiki diri.  Ketika melakukan kesalahan atau sedikit saja kesalahan maka akan terus memikirkannya, seolah-olah dia yang sempurna langsung cacat dengan kesalahan yang sedikit. Perlu disadari bahwa setiap manusia pasti pernah berbuat salah dan tidak ada yang tidak pernah berbuat kesalahan.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ.

Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat”.

 
Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk” (QS. Huud: 114)